Tanggung Jawab

INGIN tahu mengapa Steve Jobss mampu menjadikan perusahaan Apple (produsen ipad dan iphone) bisa kembali sukses ketelah sebelumnya pernah jatuh? Mengapa Jack Welch mampu meningkatkan laba General Electric sampai 4.000%? Mengapa Lee Iacocca mampu menyelamatkan perusahaan mobil Chrysler dari kebangkrutan dan membukukan rekor keuntungan bagi perusahaannya? Jawabannya adalah tanggungjawab.

Lalu, apa yang menjadikan suatu manajemen dapat berjalan dengan baik? Jawabannya juga sama, yakni tanggung jawab. Kenapa? Karena manajemen adalah kepercayaan dan pendelegasian. Yang diberi kepercayaan, bertanggungjawab atas amanahnya. Yang mendelegasikan wewenang, tetap bertanggung jawab atas hasil kerjanya meskipun sudah didelegasikan. Dalam satu perusahaan, semua orang memiliki peran dan tanggung jawabnya masing-masing meskipun berbeda-beda.

Keharusan mempertanggungjawabkan amanah, tidak hanya menjadi masalah di dunia, bahkan di akhirat kelak kita pun harus mempertanggungjawabkannya sebagaimana hadits Rasulullah berikut ini :

“Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan dimintakan pertanggungjawabannya mengenai kepemimpinannya.”(HR Bukhari dan Muslim).

Bertanggung jawab adalah totalitas pengerjaan tugas hingga tuntas dan berkualitas. Bertanggungjawab, berarti siap berlelah-lelah, menanggung resiko atas pekerjaannya dan lapang dada mengakui kesalahan. Karena pada hakekatnya, semua orang pernah salah, hanya saja yang sukses berani dan bersedia mengambil tanggungjawab untuk mengakui dan memperbaiki kesalahan tersebut. Setiap pekerjaan akan menghasilkan pujian bisa juga celaan. Orang yang bertanggungjawab, tidak sombong bila dipuji karena keberhasilannya dan tidak mengelak ketika dicela atas kegagalannya.

Ketika ada kegagalan, sebagai pengusaha tidak perlu lari dari tanggungjawab dan menyalahkan pihak lain. Atas suatu kegagalan, kita bisa saja mencari sejuta pembelaan dan sejuta pernyataan yang menyalahkan pihak lain, namun sebenarnya ada juga lebih dari sejuta bantahan atas pembelaan kita. Jadi bertanggungjawablah, akui kesalahan, perbaiki, fokuslah pada meraih sukses.

Pembaca setia LIBas, karena masing-masing dari kita memiliki tanggung jawab, jagalah dan laksanakanlah tanggung jawab dengan berkualitas. Untuk menjadi pengusaha sukses, butuh pribadi yang bertanggung jawab. Jadilah pengusaha yang punya visi dan penuh inspirasi.

One thought on “Tanggung Jawab

  1. Ping-balik: Tanggung Jawab | arpha-net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s