Kehilangan Cinta

“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka” (QS. al Fath: 29).

Bangunan ukhuwah tak akan bisa dibangun tanpa semen cinta atau kasih sayang. Karena rasa cintalah, kekurangan pada seseorang yang dicintai, akan diterima (apa adanya) dan disempurnakan. Karena rasa cinta juga, perbedaan pada orang yang disayangi akan terasa sebagai suatu keunikan tersendiri. Begitulah sepatutnya hubungan kasih sayang tercipta antara sesama manusia, lebih-lebih dengan orang-orang yang seiman. Namun sayangnya, hari ini dengan saudara-saudara sendiri, kita sudah sering mengalami kehilangan rasa cinta.

Bukan suatu yang mengherankan bila dikatakan bahwa dengan sesama saudara, sudah sering saling menghasut. Sedikit kekurangan yang dimiliki saudara sendiri, kerap dikorek-korek dan dibesar-besarkan agar memanas. Perbedaan kecil kadangkala dihakimi sebagai suatu alasan untuk memecah belah. Perilaku-perilaku seperti ini sepantasnya difahami sebagai hal-hal yang tidak islami. Yaitu, perbuatan-perbuatan yang tidak pernah dituntun oleh Nabi Muhammad SAW. Hanya setanlah yang selalu berharap agar kita saling berpecah dengan sesama. Juga setanlah yang paling senang, bila kita saling meruntuhkan.

Rasulullah SAW menuntun kita agar senantiasa menyemai dan menebar kasih sayang dengan sesama. Bahkan dikatakannya, “Tidak beriman seseorang hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri” (HR. Bukhari). Dengan demikian, setiap kali timbul niat untuk memburuk-burukkan saudara sendiri, sepatutnya kita berhenti sejenak untuk mengingat siapa sebenarnya yang sedang kita ikuti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s